Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Iman menuntut sikap rendah Hati

Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: “Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup.” berkatalah Ia: “Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur.” Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu. (Mat 9:18,24-25) Inspirasi iman bagi kita: 1. Iman menuntut sikap rendah hati, seperti sang kepala rumah ibadah yg mendatangi dan menyembah Yesus. 2. Karya Allah seringkali tidak dimengerti dan ditertawakan karena manusia memakai logikanya sendiri. Kita diundang untuk membuka hati dan diri untuk mengenali karya-Nya. 3. Mukjizat Kristus sering terjadi secara privat dan personal pada mereka yg percaya. Menyediakan diri untuk dekat dan “disentuh” Kristus adalah sarana bagi kita untuk bangkit dari kematian. Berkah dalem.